CRT Restorer Untuk Memperbaiki Tabung CRT Yang Lemah

Standard

Rangkaian CRT RESTORER disini berguna untuk memghilangkan kebocoran yang terjadi atara katoda katoda RGB terhadap grid G1,selain itu,bisa juga dipakai mengukur tabung CRT. Jika terjadi kebocoran antara katoda katoda dengan RGB maka kurang sala satu warna atau lebik warna akan terlihat lebih domain terhadap yang lain,dan warna yang lain akan terlihat sangat lemah/redup,dapat anda ukur tegangan ketiga warna primer tersebut pada posisi TV hidup,yaitu warna yang redup akan terukur lebih renda terhadap warna yang lain. Ini diakibatkan adanya partikel-partikel sangat kecil yang menghambat, lalu elektron dari ketiga elektron Gun CRT.
Cara kerja rangkaian ini adalah memberikan tegangan tinggi negatif sesaat kepada RGB terhadap Grid.1,prnses ini mensaratkan kondisi CRT masi panas setelah heater diaktif kan sebelumnya,agar loncatan elektro menjadi mudah. Konfigurasi rangkaian ini adalah menggunakan saklar DPDT 4 posisi yang harus dimodifikasi dahulu menjadi saklar tekan (tidak mengunci) dengan maksud.

Susunan skemanya lihat gambar dibawa ini;

pada saat saklar tidak ditekan, dioda penyearah mengisi elko 2,2uf/350, katoda dan G1 menuju kebagian rangkaian Vu meter, dan tegangan dari trafo 1amp langsung menuju keheater untuk memanaskan ketika saat saklar ditekan, elko akan terlepasdari jalur dioda dan akan menghabiskan isinya ke kaki G1.
sementara kaki katoda menuju jalur negatif 300v memberi tegangan sesaat yang tersimpang dalam elko senentara itu tegangan heater dari trafo secara otomatis terputus. Penthng untuk di ingat bahwa selama peroses pengisian tegangan katoda, tegangbn heater, harus putus pembuatan alat ini harus diletakan pada box plastik agar menghindari terkena strum, gunakan kaki kaki socket RGB bekas untuk membuat soket tusukan sebanyak 4 buah, jangan gunakan kabel yang terlaku kecil, untuk membuat pegangan tusukan, gunakan plastik sedotan dari air minum mineral (AQUA). Potnng sepanjang 3 cm, lalu masukkan kabel-kabelnya kedalam sedotan yang telah dipotong tadi,dan selanjutnya solderkan kaki bekas socket RGB, dorong kembali kaki soket RGB kedalam sedotan dengan maksud sebagai isolator sekaligus pegangan.

Cara penggunaanya sebagai berikut;

Masukan dua buah kabel colokan heater.

Masukka colokan G1 ke pin G1 di CRT.

Masukkan kaki colokan katoda ke salah satu kaki CRT yang diduga lemah/rusak.

Nyalakan alat ini dan tunggu hingga heater menyala untuk memanas kan dahulu.

Tekan saklar DPDT sekilas anda, perhatikan ada loncatan api didalam CRT itu ga’ masala, itu adalah proses pembersihan kaki-kaki katoda,ulangi lagi sampai tidak ada loncatan api yang terlihat.

Kalau masi belum normal naikkan lagi tegangan heater dengan saklar pemili (6v-7,5v-9v) untuk lebih memanaskan heater, harus di coba pada posisi tegangan terenda dulu, baru kemudian naikkan kalau masi belum normal, Sebagai patokan seberapa besar simpangan meter yang normal dapat anda coba pada CRT yang masi bagus untuk di ukur tanpa me lakukan pen-Charge-an,tandai levelnya.

Catatan;
Untuk para pemula saya tidak menyarankan bagi anda yang baru mengenal servis TV, Kecuali jika menang anda suda tau betul pin-pin pada tabung CRT TV.

Ditulis Oleh: Mamanrehzee

2 Comments

Leave a Reply